hujan dan hati.. ada kaitannya kah?

tak dapat diungkapkan dengan kata-kata betapa saya menyukai hujan, “I love rain”. Tetesannya yang jatuh membuat hati ini menjadi nyaman dan memberikan rasa yang berbeda.. rintikkah ia atau mungkin disertai kilatan cahaya dan guruh yang bergemuruh..

teringat dulu ketika masih “SD” saat hujan di pagi hari, kami pun berangkat sekolah dengan mengenakan sepatu yang dibungkus dengan kantong plastik, kepala pun ada kalanya demikian, abisnya nggak ada payung.. kalo pun ada udah dipake sama sodara yang lebih tua, alias payungnya kegedean kalo dipake anak SD haha, lho kok kantong plastik sih? “biar nggak masuk angin, biar sepatu nggak basah, biar nggak sakit” begitu banyak cara orang tua membungkus kasih sayangnya, love you Mom ;)

tertawa bercanda dibawah rintik hujan menuju sekolah.. saat yang sangat indah.. pun ketika pulang, “hujan” akan sangat dinantikan.. bermain air sambil menjinjing sepatu yang dimasukkan ke kantong plastik biar ga basah dan berlarian dibawah rintik air hujan akan sangat membuat hati bergemuruh bahagia.. tapi saya meragukan apakah anak-anak zaman sekarang akan demikian bahagianya seperti kami dahulu kala menanti hujan tiba..?

kala hujan menggoda.. rintiknya kan bermain di jari-jemari.. memanjakannya dengan kesejukan.. tetesannya terasa begitu menggoda untuk bercanda bersamanya.. I love you so… I love rain, don’t know why.. I don’t have any reason to say it..

kala hati sedang gundah pun hujan dapat membuatnya kembali ceria, tetesannya menenangkan hati yang gundah, seolah memberikan energi baru, menyuntikkan semangat untuk selalu bersyukur atas semua nikmat-Nya.. bahkan tangispun dapat ia tutupi dengan tetesannya.. bulir air mata pun kan menyatu dengannya.. menjadi satu dalam tangis kesyukuran dan keikhlasan.. hujan, begitu indah Allah menciptakanmu.. betapa bersyukurnya setiap orang yang mampu menyibak setiap rahasia dari tiap tetesan-Mu.. tetesan berkah dari Allah yang Maha Memiliki kerajaan.. Kerajaan yang meliputi langit dan bumi..

Namun demikian kadang kala saya pun menjadi sedih ketika berkah itu turun.. tak pernah ada maksud di hati untuk menggerutu, namun lidah dak dapat dihentikan menggerutu.. “ya hujan pasti banjir nih, becek dah, basah semua ntar, aduh baju gimana nih ntar nggak kering, huft dkk.” *banyak amat ya celaan yang muncul dari bibir kita.. ya Rabbi, ampunilah hambamu yang tidak bersyukur ini.. Sesungguhnya segala gerutu itu hanyalah milik hamba yang tak mampu mensyukuri setiap nikmat-Nya, manusia tak mampu mengelola apa yang ia miliki.. Maka “hujan” pun memberikan pelajaran bagi kita untuk menjadi lebih baik, sadar akan lingkungan, mengelolanya dengan baik, karena sejatinya setiap kebaikan dari kita akan kembali berbuah kebaikan bagi diri kita sendiri.. Lihatlah anak-anak kecil disekeliling kita, mereka nampak sangat bersyukur ketika hujan turun membasahi bumi, dan wajah polos mereka sangat ceria bermain dan bercengkrama di bawah tetes tasbih rintik hujan.. Kita?

dan satu lagi.. hujan.. begitu banyak ayatnya yang begitu mempesona mengenai fenomena alam yang satu ini.. menggelitik untuk digugah dan penuh makna.. salah satunya dalam surat An Nahl ayat 10-11..


.

“Dia-lah yang telah menurunkan air hujan dari langit untuk kamu, sebagiannya menjadi minuman dan sebagiannya (menyuburkan) tumbuh-tumbuhan, yang padanya kamu mengembalakan ternakmu (10). Dia menumbuhkan bagi kamu dengan air hujan itu tanam-tanaman, zaitun, kurma, anggur, dan segala macam buah-buahan. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar ada tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang memikirkan (11).”

betapa mempesonanya ayat-ayat-Mu ya Rabb.. melalui hujannya Allah memberkahi bumi, menghidupkannya dari kering kerontangnya.. oh Allah, begitu indah ayat-ayat-Mu.. speechless..! hati ini begitu tenang menyaksikan rintik hujan yang bertasbih memuji-Mu.. Subhanallah..

Advertisement

About Elitha

a simple person who always learn to be grateful, patient and sincere in every steps of her life and hope to be a significant person..
This entry was posted in notes and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to hujan dan hati.. ada kaitannya kah?

  1. hariman says:

    Hujan kalo kebanyakan bikin banjir, kalo sdikit atau tidak ada bikin kekeringan. Yang sedang-sedang saja kalau begitu hehe ^^

  2. Elitha says:

    “yang sedang-sedang saja” hoho mecak lagu jdnyo Man :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s